Rabu, 12 Agustus 2020

Materi SBdP part 1

 Patung 

Apa Itu Seni Patung?

Pengertian seni patung adalah suatu karya seni rupa yang bentuknya tiga dimensi, artinya hasil karyanya memiliki volume atau isi. Seni patung dapat disebut juga sebagai karya seni plastik (palastic art), jadi maksud plastik disini dapat dibentuk sesuai keinginan. Seni patung juga dikenal sebagai seni bentuk yang mengandung nilai keindahan pada hasil karyanya.

Patung sebagai salah satu bentuk seni sebenarnya memiliki artian luas, karena hasil karyanya tidak hanya berbentuk manusia dan hewan saja, tapi bisa juga dalam bentuk apapun selama itu tiga dimensi memiliki volume dan mengandung unsur keindahan. Salah satu teknik yang sering digunakan dalam membuat patung yaitu memahat.


Fungsi Patung

Berikut ini secara umum fungsi patung berdasarkan tujuan pembuatannya, diantaranya:

  • Patung Religi, merupakan patung yang memiliki unsur dan makna religius, biasanya digunakan untuk sarana beribadah pada keyakinan tertentu.
  • Patung monumen, dibuat dengan tujuan untuk memperingati peristiwa bersejarah ataupun untuk mengenang jasa seseorang / kelompok.
  • Patung arsitektur, dibuat untuk menunjang arsitektur atau kontruksi suatu bangunan sehingga bernilai juga untuk estetika atau keindahan.
  • Patung dekorasi, dibuat untuk menghias suatu bangunan atau memperindah lingkungan.
  • Patung kerajinan, merupakan patung yang dibuat dari hasil karya kerajinan, hasilnya untuk dinikmati keindahannya.
  • Patung seni, dibuat hanya untuk dinikmati keindahannya saja

Jenis-Jenis Patung

Setelah membaca pengertian patung dan fungsinya maka selanjutnya kta ketahui juga jenis-jenis patung, diantaranya:

a. Relief

contoh jenis patung relief / sumber gambar: pxhere.com

Yaitu termasuk jenis patung tertua, kita dapat melihat dan menemukan relief pada dinding-dinding candi, bangunan, atau benda jaman dahulu. Relief dikategorikan sebagai patung yang di buat dalam bidang datar dua dimensi.

b. Patung 3 Dimensi

Contoh jenis patung 3 dimensi / sumber gambar: pxhere.com

Yaitu patung yang dapat dilihat dari berbagai sudut pandang manapun. Patung 3 dimensi saat ini sangat terkenal. Patung jenis ini dapat ditemukan pada kuil-kuil peninggalam Yunani kuno, Romawi, dll. Atau dapat ditemukan juga di wilayah abad pertengahan, misalnya seperti patung David yang dibuat oleh seniman patung terkenal yaitu Michaelangelo.

c. Patung Kinetis

Contoh jenis patung kinetis / sumber gambar: pixabay.com

Yaitu termasuk patung tiga dimensi yang dapat bergerak-gerak, itulah sebabnya disebut Patung Kinetis. Patung jenis ini bergerak-gerak dengan bantuan tenaga mesin, tenaga air, ataupun tenaga angin. Contohnya seperti patung yang dapat mengeluarkan air mancur yang merupakan salah satu inovasi patung kinetis, dengan begitu air yang keluar bisa mengalir dengan deras dan memiliki unsur keindahan.


Bentuk-Bentuk Patung dan contoh Patung

Adapun bentuk-bentuk patung dan contoh patung yang perlu kamu ketahui, diantranya:

a. Free Standing

Contoh patung Free Standing / sumber gambar: www.aroengbinang.com

Yaitu patung yang menampilkan seluruh bagain tubuh (lengkap) dalam posisi berdiri, itulah kenapa disebut dengan patung Free Standing.

b. Zonde

Contoh bentuk patung zonde / sumber gembar: pixabay.com

Yaitu patung yang menampilkan seluruh bagian tubuh, bedanya dengan patung Free Standing patung jenis Zonde ini tidak dalam keadaan berdiri, tapi seperti duduk, tiarap, dll.

c. Torso

Contoh bentuk patung troso / sumber gambar: pxhere.com

Yaitu patung yang hanya menampilkan bagian badan saja, umumnya dari dada, pinggang, hingga bagain pinggul, jadi paying Torso tidak memiliki bagian kepala.

d. Boss / Sedada

Contoh bentuk patung sedada / sumber gambar: behance.net

Yaitu patung yang hanya menampilkan setengah badan, dari kepala hingga bagian dada saja.

e. Kepala

Contoh bentuk patung kepala / sumber gambar: pixabay.com

Yaitu patung yang umumnya hanya menampilkan bagian kepala hingga leher saja.


Teknik membuat patung

1. Membutsir

Merupakan teknik yang menggunakan cara memijit, menambah, dan mengurangi bahan untuk membentuk patung, tentunya dibantu dengan alat yang disebut Butsir. Bahan yang digunakan biasanya lunak dan mudah di bentuk. Misalnya seperti bahan tanah liat, clay, plastisin, dll.

2. Memahat

Merupakan teknik dalam membuat patung dengan cara mengurangi bahan. Selain menggunakan alat Pahat biasanya dilengkapi juga dengan alat lainnya yang mendukung dlam membuat patung seperti palu, gergaji, dsb. Bahan yang digunakan teksturnya keras misalnya batu granit, batu marmer, batu andesit, kayu jati, dll.

3. Teknik cor

Merupakan tejnik yang umumnya menggunakan bahan semen dan pasir, setelah di cairkan lalu di tuangkan pada cetakan dan di biarkan hingga mengeras. Selain menggunakan semen dan pasir, dapat juga menggunakan besi, perunggu, perak, dsb yang sudah di lelehkan lalu di tuangkan pada cetakan khusus.

4. Teknik konstruksi

5. Teknik Cetak


Media dan Teknik Membuat Patung

a. Bahan seni patung

1. Bahan Lunak

Yaitu bahan untuk membuat seni patung yang memiliki tekstur empuk sehingga mudah di bentuk. Contohnya seperti tanah liat, clay, plastisin, sabun, dll.

2. Bahan sedang

Yaitu bahan untuk membuat patung yang teksturnya tidak terlalu keras umumnya berupa kayu, misalnya seperti kayu mahoni, randu, waru, dll.

3. Bahan keras

Yaitu bahan untuk membuat patung yang teksturnya keras dan tentunya sangat berat, umunya berupa batuan, tetapi ada juga dari jenis kayu tertentu. Contohnya seperti batu granit, batu marmer, batu andesit, kayu jati, kayu sonokeling, dll.

b. Beberapa alat yang digunakan dalam membuat seni patung

1. Butsir

Yaitu alat bantu yang berguna untuk mengurangi atau menambah bahan dalam membuat patung sehingga menjadi bentuk yang diinginkan. Butsir umumnya digunakan untuk membuat patung dari bahan yang lunak.

2. Meja putar

Yaitu meja yang dapat di putar untuk membuat patung, fungsinya untuk mengontrol dan memudahkan saat membentuk dari segala arah. Biasanya sering digunakan untuk membuat patung dari bahan tanah liat.

3. Pahat

Yaitu sebuah alat yang digunakan untuk memahat dan mengukir, alat ini berguna untuk mengurangi bahan. Umunya ada dua jenis alat pahat, untuk mengukir kayu dan untuk memahat batu.

4. Palu

Yaitu alat pelengkap dalam memahat, supaya dapat memberikan tenaga dorongan pada alat pahat sehingga bahan dasar patung dapat dibentuk sesuai keinginan.

5. Cetakan,

Yaitu alat yang digunakan untuk mencetak karya seni patung yang terbuat dari bahan cair.

6. Kakatua

Yaitu alat bantu yang terbuat dari besi, bentuknya seperti paruh burung kakaktua. Berfungsi untuk mengencangkan ikatan kawat dan juga untuk mendorong kawat.

7. Sendok adonan

Yaitu alat yang berfungsi untuk mengambil adonan dan menempelkannya ke kerangka patung.




Kamis, 06 Agustus 2020

Latihan Matematika 1


Materi Matematika Bilangan Bulat


Matematika Defenisi Bilangan

BILANGAN

Bilangan adalah suatu konsep dalam ilmu matematika yang digunakan untuk pencacahan dan pengukuran.

 

Pengertian bilangan:

·         Bilangan Bulat

Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari bilangan negatif, nol dan bilangan positif, bilangan bulat dilambangkan dengan B,

contoh bilangan bulat adalah { ..., -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3 ... }

 

·         Bilangan Asli

Bilangan asli adalah  bilangan yang dimulai dari angka 1 dan angka selanjutnya didapat dari menambah 1 dari bilangan semula, bilangan asli dilambangkan dengan A,

contoh bilangan asli adalah {1, 2, 3, 4, 5, ...}

 

·         Bilangan Cacah

Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari angka 0 dan angka selanjutnya didapat dari menambah 1 dari bilangan semula, bilangan cacah dilambangkan dengan C,

contoh bilangan cacah adalah {0, 1, 2, 3, 4, 5, ... }

 

·         Bilangan Prima

Bilangan Prima adalah bilangan yang hanya memiliki 2 faktor, yaitu angka 1 dan bilangan itu sendiri, bilangan prima dilambangkan dengan P,

contoh bilangan prima adalah {2, 3, 5, 7, 11, ... }

 

 

Rabu, 05 Agustus 2020

Materi IPA 2 (Perkembangbiakan Vegetatif Alami dan Buatan)

Perkembangbiakan Vegetatif Alami  dan Buatan pada Tumbuhan


Perkembangbiakkan vegetatif adalah perkembangbiakkan secara tidak kawin. 

Perkembangbiakkan vegetatif dapat dibedakan menjadi dua yaitu perkembangbiakkan vegetatif alami dan perkembangbiakkan vegetatif buatan.

Perkembangbiakkan vegetatif alami adalah perkembangbiakkan secara tidak kawin tanpa ada campur tangan manusia.

Berikut merupakan contoh perkembangbiakkan vegetatif alami pada tumbuhan.

1. Umbi Batang


Umbi batang merupakan batang yang tertanam di dalam tanah dan menyimpan cadangan makanan.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan umbi batang: kentang, bengkuang, dan ubi jalar.


2. Umbi Lapis


Umbi lapis adalah pelepah daun yang memiliki bentuk berlapis-lapis dan tertanam di dalam tanah.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan umbi lapis adalah: bawang merah, bawang putih, bunga bakung, dan bunga tulip.


3. Umbi Akar


Umbi akar merupakan akar yang dijadikan tempat menyimpan cadangan makanan.

Contoh tanaman yang berkembangbiak dengan umbi akar adalah: singkong, wortel, lobak, dan tanaman dahlia.


4. Akar Tinggal


Akar tinggal merupakan batang yang tumbuh menjalar di dalam tanah.

Contoh tanaman yang berkembangbiak dengan akar tinggal adalah: lengkuas, jahe, kunyit, dan kencur.


5. Geragih atau Stolon


Geragih atau stolon merupakan batang yang menjalar di atas permukaan tanah.

Batang tumbuhan yang menyentuh tanah akan tumbuh akar.

Contoh tanaman yang berkembangbiak dengan cara geragih atau stolon adalah: strawberi, antanan, arbei, dan rumput teki.


6. Tunas


Tunas adalah bagian tumbuhan baru yang tumbuh pada tanaman induknya.

Tunas yang tumbuh tersebut jika dipotong bisa ditanam lagi.

Contoh tanaman yang berkembangbiak dengan tunas adalah: bambu, tebu, dan pisang.


7. Tunas Adventif


Tunas adventif merupakan tunas yang tumbuh di bagian tepi daun.

Contoh tanaman yang berkembangbiak dengan tunas advenif adalah cocor bebek.



Perkembangbiakan Vegetatif Buatan pada Tumbuhan



Perkembangbiakkan vegetatif buatan adalah perkembangbiakkan secara tidak kawin dengan campur tangan manusia.



Contoh perkembangbiakkan vegetatif buatan adalah:

1. Mencangkok

Merunduk adalah cara perkembangbiakan dengan cara mengerat batang pohon, kemudian diikat dengan menggunakan tanah dan sabut kelapa.

Contoh tanaman yang dapat dicangkok: jambu, mangga, belimbing, dan jeruk.


2. Stek


Stek dilakukan dengan menanam potongan bagian tertentu dari pohon.

Contoh tanaman yang berkembangbiak dengan stek: mawar, singkong, dan gamal.


3. Merunduk


Merunduk merupakan cara perkembangbiakkan membengkokkan batang atau ranting dan memendamnya di dalam tanah.

Contoh tanaman yang berkembangbiak dengan merunduk: apel dan bugenvil


4. Menempel (Okulasi)


Menempel merupakan cara perkembangbiakkan dengan menempelkan suatu tunas muda di batang (ranting) tanaman induk.

Contoh tanaman yang berkembangbiak dengan menempel adalah: jeruk, durian, dan rambutan.


5. Menyambung (Kopulasi)


Menyambung merupakan cara perkembangbiakan yang dilakukan dengan menyambungkan batang bawah dan batang atas dari suatu tanaman yang berbeda.

Latihan Matematika Lingkaran

Kerjakan latihan berikut dengan proses pengerjaan!